Posts filed under 'penyakit'

Sakit Tenggorokan

Pengenalan

Tenggorokan yang gatal dan terasa sakit biasanya merupakan pertanda anda mulai menderita sakit, dan ini biasanya dijadikan alasan untuk konsultasi ke dokter. Sebagian besar tenggorokan yang sakit, yang disertai dengan flu dan cold, disebabkan oleh infeksi virus dan biasanya akan sembuh sendiri dalam waktu beberapa hari. Tenggorokan sakit yang diakibatkan oleh bakteri Strep (selanjutnya disebut Strep Throat) hanya sebagian kecil saja. Namun kita harus mengidentifikasi infeksi bakteri karena berbagai alasan. Berbeda dari penyebab tenggorokan sakit lainnya, Strep Throat dapat diobati. Bakteri penyebab Strep Throat merespon antibiotic dengan cepat, dan pengobatan dapat menghentikan resiko penularan pada orang lain. JIka tidak diobati, infeksi Strep Throat kadang dapat menimbulkan komplikasi seperti demam rheumatic. Demam rheumatic menyebabkan rasa sakit dan rasa terbakar pada sendi, dan bahkan dapat merusak pembuluh jantung. Kemungkinan Komplikasi lainnya dari penyakit Strep Throat adalah radang ginjal. Strep Throat yang lazim dialami oleh anak-anak usia antara 5 hingga 15 tahun, tetap dapat mengenai seluruh umur. Selain tenggorokan sakit, gejala seperti demam dan membengkaknya kelenjar getah bening di leher terlihat membengkak juga terjadi. Kadang perut yang sakit juga dialami oleh anak-anak. JIka anda atau anak anda mengalami gejala penyakit Strep Throat, konsultasikan ke dokter anda. Uji cepat akan dilakukan untuk mendiagnosis Strep Throat, sehingga dapat lekas dilakukan tindakan pengobatan sesegera mungkin.

Gejala

Secara umum, gejala dari Strep Throat adalah:

· Tenggorokan terasa sakit

· Sulit menelan

· Amandel merah dan membengkak, kadang terdapat bercak putih atau bernanah · Membengkaknya kelenjar getah bening daerah leher

· Demam

· Pusing

· Bercak di kulit

· Sakit perut, kadang disertai muntah, terutama pada anak-anak. Mungkin anda atau anak anda akan mengalami gejala-gejala diatas, namun tidak sedang menderita Strep Throat. Gejala-gejala diatas juga dapat disebabkan oleh virus, radang tonsil atau penyakit lainnya. Itulah mengapa dokter akan melakukan uji khusus Strep Throat.Selain itu, mungkin juga anda sedang mengalami Strep Throat tanpa mengalami gejala sakit tenggorokan. Banyak orang yang membawa bakteri strep tanpa menjadikan mereka sakit, namun tetap dapat menularkan bakteri tersebut pada orang lain.

Penyebab

Penyebab strep throat adalah bakteri Streptococcus pyogenes, atau grup beta-hemolytic streptococcus.Bakteri Streptococcal sangat menular. Mereka dapat menyebar melalui cipratan air ludah penderita saat bersin. Anda juga dapat tertular bakteri ini saat tangan anda memegang pegangan pintu atau permukaan barang lainnya dan membawa bakteri ini ke hidung atau mulut anda. Perlengkapan dapur dan kamar mandi juga lazim merupakan sumber penularan penyakit ini.

Faktor-Faktor Resiko

trep Throat paling sering terjadi pada anak usia 5 hingga 15 tahun. Walaupun penyakit ini dapat muncul kapan saja sepanjang tahun, strep throat cenderung bersirkulasi pada saat akhir musim gugur, musim dingin dan awal musim semi. Bakteri Strep tumbuh dengan subur saat sekelompok orang berhubungan dekat. Itulah mengapa penyakit Strep Throat ini mudah menular diantara anggota keluarga, di sekolah, dan di tempat penitipan anak.

Kapan menghubungi dokter

Segera hubungi dokter jika anda atau anak anda mengalami beberapa gejala dibawah ini:

· Sakit tenggorokan tanpa adanya ingus

· Sakit tenggorokan disertai kelenjar getah bening yang membengkak

· Sakit tenggorokan lebih dari 48 jam

· Demam lebih dari 103 F pada anak-anak yang sudah cukup besar, atau demam yang berlangsung lebih dari 48 jam

· Bercak-bercak di kulit

· Sakit pada tulang sendi

· Masalah saat bernafas atau kesulitan menelan sesuatu, termasuk air ludah Hubungi dokter jika anda atau anak anda belum membaik setelah mengkonsumsi antibiotik selama 24 – 48 jam. Kadang masalah timbul setelah anda atau anak anda selesai mengkonsumsi obat untuk Strep Throat.Hubungi dokter jika anak anda mengalami demam – atau ngilu pada sendi, kesulitan bernafas atau timbul bercak di kulit – sampai dengan jangka waktu tiga minggu setelah terinfeksi bakteri strep. Hal ini bisa menjadi pertanda adanya demam rheumatic. Air seni yang berwarna coklat setelah mengalami Strep Throat dapat mengindikasikan adanya peradangan ginjal.

Skrining dan Diagnosis

Biasanya dokter akan mendiagnosis penyebab sakit tenggorokan berdasarkan penglihatan fisik dan uji lab. Selama penglihatan fisik, dokter akan mencari gejala Strep Throat, seperti demam, kelenjar getah bening yang membengkak, dan bahkan mungkin akan memakai alat penekan lidah (tongue depressor) untuk melihat lebih jelas kondisi tenggorokan dan amandel anda.Dokter akan mengecek kondisi amandel, apakah menjadi kemerahan, membengkak, berbercak putih atau bernanah. Mungkin juga terdapat bintik-bintik merah pada “soft atau hard palate” — yaitu area dibelakang pangkal lidah. Walaupun ini merupakan gejala infeksi, belum dapat diketahui apakah penyebabnya adalah virus ataupun bakteri, karena sebenarnya, infeksi tenggorokan yang diakibatkan oleh virus terlihat lebih parah dibanding infeksi akibat bakteri streptococcal.Untuk alasan tersebut diatas, dokter akan melakukan sebuah atau beberapa uji untuk mengecek adanya bakteri, termasuk bakteri streptococcal:·

Usap tenggorok (Throat Culture).

Pada usap tenggorok, dilakukan pengusapan dengan alat usap yang steril pada tenggorokan dan amandel anda untuk mendapatkan sample (contoh) dari lendir. Prosedur ini tidak menyakitkan, namun akan menyebabkan sedikit merangsang muntah. Sample lendir yang didapat kemudian di-kultur di laboratorium untuk memeriksa adanya bakteri. Hasil uji usap tenggorok biasanya memakan waktu hingga 2 hari. ·

Uji Rapid antigen.

Karena hasil dari uji usap tenggorok butuh beberapa hari, dokter mungkin akan melakukan uji rapid antigen pada sample hasil usap. Uji ini dapat mendeteksi adanya bakteri strep dalam beberapa menit dengan melihat antigen atau zat asing (foreign substances) di dalam tenggorokan. JIka anda atau anak anda terbukti positif terkena bakteri strep, pengobatan dengan antibiotik dapat dilakukan segera. Namun Uji rapid antigen ini memiliki kekurangan, yaitu kadang tidak dapat membaca adanya infeksi Strep Throat. Karena alasan ini, dokter masih menggunakan uji usap tenggorok (throat culture), terutama jika hasil dari uji rapid antigen nilainya negatif.

· Uji Rapid DNA.

Uji rapid yang lebih baru menggunakan teknologi DNA untuk mendeteksi adanya penyakit strep throat dalam waktu paling lama satu hari dengan menggunakan hasil usap tenggorok. Uji ini seakurat usap tenggorok (throat culture) dan hasil uji dapat lebih cepat didapat.

Komplikasi

Walaupun strep throat itu sendiri tidak berbahaya, jika tidak diobati akan menimbulkan komplikasi yang serius. Berikut adalah komplikasi-komplikasi termasuk infeksi lainnya yang mungkin timbul:

· Tonsillitis atau tonsil yang bernanah karena adanya infeksi (peritonsillar abscess) · Infeksi Sinus (sinusitis)

· Infeksi Telinga

· Demam

Scarlet, penyakit yang ditandai dengan adanya bercak di kulit Strep throat dapat menyebabkan peradangan ginjal (glomerulonephritis) dan demam rematik (rheumatic fever).Demam rematik menyebabkan penumpukan peradangan yang terbentuk pada jaringan-jaringan tubuh, termasuk pada tulang sendi, kulit dan otot. Penumpukan peradangan ini juga mungkin akan terbentuk pada otot jantung, terutama pada saluran jantung, yang menyebabkan luka dan mempengaruhi aliran darah didalam jantung. Walaupun tindakan operasi dapat memperbaiki saluran yang luka, kerusakan yang ada mungkin tidak bisa hilang. Dalam beberapa kasus, kerusakan ini dapat menyebabkan gagal jantung. Bagaimanapun, resiko timbulnya komplikasi serius dari Strep Throat masih terbilang rendah di Amerika Serikat.

Perawatan

ika anda atau anak anda mengalami penyakit strep throat, dokter akan meresepkan antibiotik oral seperti penicillin, amoxicillin (Amoxil, Trimox), azithromycin (Zithromax), clarithromycin (Biaxin), clindamycin (Cleocin) atau merek cephalosporin (Keflex, Ceclor). Pada beberapa kasus, Penicillin dapat diberikan dengan suntik— seperti jika anak anda mengalami kesulitan untuk menelan atau mual. Antibiotik-antibiotik tersebut dapat mengurangi tingkat keparahan dan lamanya gejala yang timbul, maupun resiko komplikasi dan resiko penyebaran penyakit Strep Throat pada orang lain. Setelah pengobatan dimulai, anda atau anak anda akan merasa lebih baik dalam waktu satu atau dua hari. Hubungi dokter jika selama 24 sampai 48 jam sakit masih berlangsung pada anda atau anak anda. Jika anak-anak yang sedang mengkonsumsi antibiotik merasa telah sehat dan tidak lagi mengalami demam, mereka dapat kembali ke sekolah atau saat penyakit yang mereka derita tidak lagi menulari teman-temannya – yaitu 24 jam setelah memulai mengkonsumsi antibiotik. Namun pastikan agar anda atau anak anda mengikuti petunjuk dokter untuk menghabiskan dosis antibiotik yang telah ditentukan. Menghentikan pengobatan terlalu dini akan menyebabkan timbulnya penyakit yang sama dan komplikasi yang serius, seperti demam rheumatic atau peradangan ginjal.Selain antibiotik, dokter mungkin akan meresepkan ibuprofen (Advil, Motrin, others) or acetaminophen (Tylenol, others) untuk meringankan rasa sakit di tenggorokan dan mengurangi demam. Jangan berikan aspirin pada anak yang masih kecil karena pemberian aspirin beresiko akan timbul Reye’s syndrome (berpotensi menimbulkan penyakit yang dapat membahayakan jiwa). Berhati-hatilah pula pada acetaminophen. Jika mengkonsumsi acetaminophen dalam dosis yang besar, masalah yang serius juga dapat timbul. Bicarakan dengan dokter anda atau pada apoteker jika anda memiliki pertanyaan.

Pencegahan

Cuci tangan dengan benar adalah cara yang paling baik untuk mencegah berbagai macam penyakit. Itulah mengapa penting untuk mencuci tangan secara rutin dan mengajarkan anak anda bagaimana cara mencuci tangan dengan baik, menggunakan air dan sabun atau pembersih tangan (hand sanitizer) yang berbahan dasar alkohol.Sebagai tambahan, ajarkan anak anda untuk menutup mulut mereka saat bersin/batuk. Jika anda atau anak anda sedang memiliki Strep Throat, jangan berbagi gelas atau peralatan makan yang sama dengan orang lain. Cuci peralatan makan dan minum tersebut dengan sabun dan air hangat.

Perawatan Diri

Pada kebanyakan kasus, antibiotik akan menghilangkan bakteri penyebab infeksi. Sementara itu, cobalah tip-tip berikut untuk mengurangi gejala strep throat

:· Perbanyak istirahat

Tidur dapat membantu tubuh anda untuk melawan infeksi. Jika anda sedang mengalami Strep Throat, cutilah dari pekerjaan anda. Jika anak anda yang sakit, jagalah agar mereka selalu dirumah sampai gejala demam menghilang dan mereka merasa lebih sehat.

· Perbanyak minum. Untuk mempermudah proses menelan makanan, perbanyaklah minum untuk melembabkan dan membasahi tenggorokan yang sakit. Memperbanyak minum juga mencegah dehidrasi.

· Makan makanan yang lembut. Makanan yang mudah ditelan untuk tenggorokan yang sakit adalah air kaldu, sup, saus apel, sereal masak, mashed potatoes, buah yang lembut, yogurt dan telur yang dicacah halus. Anda dapat juga membuat makanan puree dengan memblender bahan-bahan makanan agar lebih mudah untuk ditelan. Makanan yang sangat dingin seperti sherbet, yogurt beku atau buah beku juga biasa dikonsumsi. Hindari makanan pedas atau asam seperti buah jeruk.

· Berkumur dengan air garam. Bagi anak yang sudah cukup besar maupun dewasa, berkumur beberapa kali sehari dapat membantu mengurangi rasa sakit di tenggorokan. Campurkan ¼ sendok the garam kedalam air hangat 8 ounces (berapa ml ya?). Pastikan agar anak anda tidak menelan bekas kumurannya tersebut.

· Gunakan pelembab ruangan. Melembabkan udara ruangan dapat mencegah selaput tenggorokan mengering dan teriritasi. Pilihlah pelembab ruangan yang menyejukkan, dan bersihkan setiap hari, karena bakteri dan jamur dapat berkembang biak di beberapa jenis pelembab udara ruangan. Saline nasal sprays juga dapat membantu tenggorokan terasa lembab.

· Jauhkan diri dari sumber iritasi. Asap rokok dapat mengiritasi tenggorokan yang sakit dan dapat meningkatkan resiko infeksi tonsillitis. Sebagai tambahan, hindari asap dari cat atau produk pembersih, yang dapat mengiritasi tenggorokan dan paru-paru.

· Lakukan kegiatan ringan pada anak yang sakit. Jika anak positif mengalami Strep Throat, antibiotik harus diminumkan minimal 24 jam sebelum kembali ke sekolah atau TPA. Saat dirumah bersama anak anda, lakukan kegiatan ringan yang dapat dinikmati oleh anda berdua, seperti membaca buku.

Add comment February 24, 2008

Sariawan

Sariawan atau stomatis aphtosa adalah suatu kelainan pada selaput lendir mulut berupa bercak berwarna putih kekuningan dengan permukaan agak cekung. Ada beberapa faktor penyebab yang diduga menjadi penyebab munculnya sariawan. Misalnya, luka tergigit, mengkonsumsi makanan atau minuman panas, alergi, kekurangan vitamin C dan zat besi, kelainan pencernaan, kebersihan mulut tidak terjaga, faktor psikologi, dan kondisi tubuh yang tidak fit.

Sariawan biasanya muncul di bibir bawah, bibir atas, lidah, gusi, dan selaput lendir pipi. Luka sariawan ini menimbulkan rasa nyeri dan panas. Bercak luka ini agak kaku dan sangat peka terhadap gerakan lidah atau mulut sehingga mengganggu pada waktu makan atau berbicara. Penderita biasanya juga banyak mengeluarkan air liur.Biasanya sariawan akan sembuh sendiri dalam waktu empat sampai 20 hari. Jika penyakit ini belum sembuh dalam waktu 20 hari maka penderita harus diperiksa lebih lanjut untuk menentukan apakah ada sel kanker.Ada beberapa jenis obat yang dikenal bisa membantu meredakan keluhan akibat sariawan. Ada jenis obat berbentuk salep dengan kandungan kortikosteroid yang dioleskan pada luka sariawan. Obat tetes gentien violet, perak nitrat, atau obat kumur dapat membantu mengurangi rasa sakit. Pada penderita sariawan kambuhan yang disertai kecemasan hebat, pemberian obat anticemas dapat mengatasi masalah. Pemberian vitamin C atau zat besi dalam dosis tinggi pada penderita sariawan yang kekurangan zat-zat tersebut sering dapat menolong.

Ada beberapa usaha yang bisa dilakukan untuk mencegah munculnya sariawan. Misalnya, menjaga kesehatan umum terutama mulut, menghindari luka pada mulut saat menggosok gigi atau menggigit makanan, menghindari pasta gigi yang merangsang, makanan yang terlalu panas, obat-obatan atau zat yang menimbulkan alergi, dan menghindari stres. mag

Add comment February 24, 2008


 

December 2009
M T W T F S S
« Jun    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Recent Posts

Blogroll

Categories

Archives